This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 15 April 2012

Hadist Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu

       اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ

Artinya : “Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”
“segala sesuatu yang ada jalannya dan jalan menuju surga adalah ilmu”(hr.dailany)

“orang yang paling utama diantara manusia adalah orang mukmin yang mempunyai ilmu,dimana kalau dibutuhkan (orang) dia membawa manfaat /memberi petunjuk dan dikala sedang tidak dibutuhkan dia memperkaya /menambah sendiri pengetahuannya”.(HR.baihaqi)

                                                                                                                               اطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ
         Artinya : "Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri cina".

Fenomena Mahasiswa Jaman Sekarang

Mahasiswa adalah orang yang sedang tumbuh dan berkembang untuk menjadi dewasa di kemudian hari, yang diharapkan menjadi investasi bagi orangtua dan masyarakat dan Negara di masa mendatang. Oleh karenanya ia harus dipersiapkan secara benar dan serius dengan cara mengarahkan, membentuk dan mengembangkan potensi intelektual dan kepribadiannya melalui rasio, moral dan relijius. Sehingga, kelak di kemudian hari tidak menjadi ‘bencana’ bagi dirinya dan ‘musibah’ bagi banyak pihak. 

Diskriminasi dan tak acuh terhadap nilai-nilai agama cenderung tidak berefek positif bagi kehidupan keluarga dan sosialnya, karena mengalami disfungsi agama. Karena agama hanya dilihat sebagai sesuatu yang sakral-teologis tidak bersentuhan dengan dunia empirik yang profan-sosiologis Akibatnya, kedua wilayah ini tidak pernah berkomunikasi secara intim dan berjalan sendiri-sendiri tanpa harmonisasi.

Fenomena belakangan yang muncul adalah tindak kekerasan (violence), penyimpangan (deliquen), dan eksploitasi terhadap sesama mahasiswa karena disebabkan pada kondisi adaptatif, tekanan sosial, ekonomi dan budaya. Akibatnya, harus dibayar mahal yakni mahasiswa tidak bisa berkembang secara normal dan berkeadaban (shalih), malah sebaliknya mahasiswa malah terjebak dalam kubangan kemajuan sains, teknologi dan dunia materialistik.

Begitu Pentingnya Akhlak bagi Manusia

Banyak hadits-hadits yang membicarakan tentang akhlak ini. Termasuk dari kesempurnaan iman seseorang bisa dilihat dari akhlaknya.

     مَا مِنْ شَيْئٍِ فِى الْمِيْزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ (اَحْمَدُ وَاَبُوْدَاوُدَ).

“Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan dari akhlak yang baik.” (HR. Ahmad dan Abu Daud). (Al-Jazairi, 2007 : 218).

Menurut yang lain, seorang muslim yang baik akhlakya akan dicintai oleh Nabi dan paling dekat tempat duduknya dengan beliau pada hari kiamat.

             إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا (الْبُخَارِىْ)

”Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian, dan orang yang paling dekat duduknya denganku pada hari kiamat ialah orang yang paling baik akhlaknya diantara kalian” (HR. Bukhori). (Al-Jazairi, 2007 : 219).

Adapun kaitannya dengan pendidikan akhlak dalam al-Qur,an surat an- Nur ayat 31 dan surat al-Ahzab ayat 59 adalah berhubungan dengan adab bergaul dan akhlak berpakaian, maka Islam telah mengaturnya sebagaimana yang tercantum dalam al-Qur’an dan hadist-hadist Nabi. Seorang laki-laki atau wanita yang muslim hendaknya menutup seluruh bagian dari tubuhnya yang merupakan aurat baginya. Tuntutan untuk menutupi aurat bagi laki-laki dan wanita muslim merupakan akhlak yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Kewajiban untuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan tuntunan Syari’at Islam, yakni menutup seluruh aurat, hal ini berdasarkan dalil-dalil dari al- Qur’an, as-Sunnah, ijma’ amali yang senantiasa diamalkan oleh para muslim sejak 3 masa Nabi Muhammad SAW, para Khulafaur Rasyidin serta tiga generasi yang utama hingga terpecahnya Daulah Islaminyah menjadi Negara-negara kecil di pertengahan abad ke -14 H sampai generasi saat ini.

Apabila di dalam rumah maka pakaian atau hijab tidak wajib bagi muslim laki-laki dan wanita bila terhalang oleh tembok atau pembatas rumahnya. Namun bila bercampur baur dengan banyak orang laki-laki dan wanita yang bukan mahromnya, baik di dalam maupun di luar rumahnya, maka harus bagi setiap muslim untuk mengenakan pakaian atau hijab yang benar yaitu menutup seluruh aurat dari tubuhnya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat an-Nur ayat 31.

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ
زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ
زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آَبَائِهِنَّ أَوْ آَبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ
بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا
مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ
يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ
( زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ.(اَلنُّوْر: ٣١

“Katakanlah kepada wanita yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka.Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara lakilaki mereka, atau putera- putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”. (An-Nur : 31)

Memakai Pakaian atau hijab yang benar akan mendatangkan berbagai keutamaan dan kebaikan, terutama pada sikap dan prilaku. Oleh karenanya, syaria’at Islam telah mengajarkan untuk berakhlak yang baik dalam bergaul dan berpakaian yang sopan dalam kehidupan sehari-hari. Menutup aurat mengisyaratkan bahwa berpakaian rapi dan sopan sebagaimana yang dikehendaki agama dapat memberi rasa tenang dalam jiwa pemakainya. Ketenangan batin itu merupakan dampak yang dikehendaki oleh agama dan menutup aurat menjadi sebuah tuntutan syari’at guna menjaga wanita  dari segala musibah.  Banyak ayat-ayat al-Qur’an yang menyebutkan secara tegas fungsifungsi pakaian untuk menutup aurat yakni hal-hal yang tidak wajar dilihat orang lain dan rawan kecelakaan serta sebagai hiasan bagi pemakainya. Allah SWT berfirman :

“Wahai Putra-Putra Adam! Kami telah menurunkan kepada kamu pakaian yang berfungsi menutupi ‘aurat kamu dan bulu (sebagai pakaian indah untuk perhiasan).” (QS.al-A’raf : 26)

Dalam ayat lain Allah SWT berfirman:

“Wahai putra-putra Adam, pakailah perhiasan kamu (yakni pakaian kamu disetiap (memasuki) masjid” (QS. al-A’raf [7] : 31)

“Dan dia (Allah) menjadikan kamu bagi kamu pakaian yang memelihara kamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan.”(QS.an-Nahl : 81).

Fungsi pakaian sebagai pembeda antara seseorang dengan selainnya pada sifat dan profesinya sebagaimana yang dikehendaki dan digariskan Allah SWT, sebagaimana firman Allah SWT dalam al-Qur’an surat al-Ahzab ayat 59 :

         يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ
              ( أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَآَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا.(اَلأحزَاب : ۵٩

Beberapa Contoh Pengaruh Teman dalam Beragama

1.      Dibawakan sebuah riwayat oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim, dari sahabat Musayyab, tatkala beliau menyaksikan kematian Abu Thalib sebagai paman Rasulullah Saw. Bagi kita, tidaklah tersembunyi perihal pembelaan beliau terhadap Rasulullah Saw. dalam mendakwahkan agama Allah Swt. ini. Dengarkan berita ketika matinya :
 “Tatkala Abu Thalib di atas ranjang kematiannya, datanglah Rasulullah Saw. kepadanya dengan menawarkan Islam, ‘Wahai pamanku, ucapkan kalimat Laa ilaaha illallah, kalimat yang dengannya aku bisa membelamu kelak di sisi Allah’, dua saudara Abu Thalib yaitu Abdullah bin Abu Umayyah dan Abu Jahl yang lebih dahulu hadir mendiktekan sesuatu yang bertolak belakang dengan ajakan Rasulullah Saw., yaitu agar Abu Thalib tetap mempertahankan agama kufurnya. Takdirlah telah mendahului dia bahwa dia harus mati dalam kondisi kafir di atas agama nenek moyangnya.”

          Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab  mengambil faedah melalui hadits ini dalam kitab beliau At-
Tauhid bab firman Allah Swt :

“Innaka Laa Tahdi Man Ahbabta” faedah yang kedelapan, Bahaya teman yang jahat terhadap seseorang.

2. ‘Imran bin Haththan bin Zhabyan As-Sadusi Al-Bashri, termasuk salah satu ulama tabi’in. Beliau meriwayatkan dari ‘Aisyah, Abu Musa, dan Ibnu Abbas g, dan yang meriwayatkan darinya adalah Ibnu Sirin, Qatadah, dan Yahya bin Abi Katsir. Akan tetapi beliau termasuk tokoh Khawarij. Hal ini karena awalnya dia ingin menikahi anak pamannya yang berpemahaman Khawarij. Kata Ibnu Sirin, dia menikahinya dalam rangka untuk membantahnya. Namun istrinya yang justru menyeretnya ke dalam madzhab Khawarij. Disebutkan oleh Al-Mada’ini bahwa wanita itu memiliki kecantikan, sementara dia memiliki rupa yang jelek. Pada suatu hari, dia terheran lalu wanita tersebut berkata kepadanya:

“Saya dan kamu di dalam jannah karena kamu diberi lalu bersyukur dan aku diuji lalu aku bersabar.”

 3. Abu Bakr Abdurrazzaq bin Hammam bin Nafi’ bin Sa’dan Al-Himyari Al-Yamani (lebih dikenal dengan Ash-Shan’ani, penulis Al-Mushannaf) Beliau adalah hafizh besar, alim negeri Yaman. Beliau berangkat mendulang ilmu ke negeri Hijaz, Syam, dan Irak. Beliau tertipu dengan pemikiran gurunya, Ja’far bin Sulaiman Adh-Dhaba’i, sehingga terpengaruh paham Syi’ah.

4. Abu Bakr Ahmad bin Husain bin Ali bin Musa, Al-Hafizh, Al-Allamah, Ats-Tsabt, Al-Faqih, Syaikhul Islam, yang masyhur dengan nama Al-Baihaqi. Beliau adalah salah satu dari sederetan ulama ahli hadits, bahkan ulama mereka. Beliau terpengaruh paham Asy’ariyyah dari Ibnu Faurak dan semisalnya.
 
5. Abu Dzar Al-Harawi, ‘Abd bin Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Ufair bin Muhammad, Al-Hafizh, Al-Imam, Al-Mujawwid, Al-’Allamah, syaikh negeri Haram. Beliau termasuk salah satu perawi Al-Bukhari dan menulis ilzamat atas Ash-Shahihain serta termasuk murid Al-Imam Ad-Daruquthni. Beliau mendengar Al-Imam Ad-Daruquthni memuji Al-Baqillani, lalu beliau terpengaruh dan mencintainya sehingga beliau terjatuh ke dalam madzhab Asy’ariyyah serta menyebarkannya di negeri Maghrib (Afrika Utara bagian barat).
(Lihat Siyar A’lamin Nubala’ karya Al-Imam Adz-Dzahabi dalam biografi para ulama di atas. Lihat pula tulisan Asy-Syaikh Rabi’, Syarah Aqidatus Salaf Ashabil Hadits hal. 302).Ini adalah beberapa contoh dari sejumlah besar orang yang terpengaruh dengan paham kesesatan karena salah dalam memilih teman.
Jika hal itu terjadi pada diri para ulama besar, akankah kita akan merasa aman?
 Wallahu a’lam bish-shawab.

Minggu, 08 April 2012

Azab Wanita (Tolong Ingatkan Kepada Semua Kaum Perempuan yang Anda Kenal)


LatiefNeswPublish : Bismillaahirahmanirahim. Assalamu'alaykum waråhmatullååh hi wa baråkaatuh. Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat Renungan khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri. Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab, "Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya. Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya. Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking. Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri. Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta. Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"kata Nabi saw. Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu? *Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya. *Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat tidurnya. *Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas. *Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain. *Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya. *Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub. *Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan. Sekarang Anda mempunyai dua pilihan: 1.. Biarkan info ini tetap pada saya. 2. Share info ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim. Salam Ukhuwah.


Cerita Penuh Inspirasi Lainnya

Minggu, 01 April 2012

Jadwal Pertandingan Persiba Bantul Putaran Ke-2 Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012

LatiefNewsPublish : Setelah menunggu lumayan lama akhirnya jadwal pertandingan Persiba Bantul Putaran ke-2 muncul juga. Berikut daftar pertandingan yang harus dilakoni persiba bantul di  Putaran Ke-2 Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012.


Sabtu, 31 Maret 2012

TEBAS (The Best Annual Multimedia Show) 2012


LatiefNewsPublish : The Best Annual Multimedia Show yang biasa disebut TEBAS merupakan ajang bergengsi bagi pecinta multimedia di Indonesia pada umumnya untuk berkompetisi dalam kreativitas karya seni. Kompetisi TEBAS terbagi menjadi beberapa kategori perlombaan yaitu Indie Movie Competition (INVECT), Battle of Poster Design, dan Photography Contest. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada bulan Juli 2011 sebagai puncak dari serangkaian acara menyambut ulang tahun Komunitas Multimedia Amikom (KOMA). Berawal dari acara syukuran bersama anggota KOMA dan Kegiatan sosial “KOMA Peduli Alam” di daerah Glagah Harjo, Cangkringan, Sleman – Yogyakarta tepat pada HUT ke-10 KOMA, 27 Mei 2011. Disambung dengan kegiatan Siang Keakraban (SAKRAB) bersama anggota KOMA di bulan Juni 2011, dan menyelenggarakan TEBAS yang terdiri dari dua sub acara yaitu Show Off dan Awards.

Mengulang kemeriahan TEBAS 2011 yang diikuti ratusan peserta serta ribuan pengunjung Show Off dan TEBAS Awards, kini ditahun 2012 akan hadir TEBAS 2012 bertema “Spring of Heaven” dengan arti musim semi dari Surga, imajinasi Surga tersebut kami (KOMA) turunkan dan hadirkan di Yogyakarta.  

Show Off TEBAS merupakan pameran dari karya peserta lomba INVECT, Battle of Poster Design dan Photography Contest. Sebagai puncak acara yang lebih ditunggu-tunggu, TEBAS AWARDS adalah malam penganugrahan bagi karya-karya peserta yang terpilih menjadi pemenang nominasi disetiap kategori perlombaan TEBAS.



Informasi lebih lanjut
* Battle Of Poster Design TEBAS 2012

Berita Domestik Lainnya

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More